Capres-Cawapres 2009, SBY-JK Tak Tertandingi

[JAKARTA] Sampai saat ini duet Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK) dinilai paling solid dan bakal tak tertandingi oleh pasangan capres-cawapres lain dalam Pilpres 2009. Demikian rangkuman pendapat yang dihimpun SP Rabu (11/2) dan Kamis (12/2) dari sejumlah pengamat dan pakar politik, terkait adanya dorongan kalangan internal Partai Golkar dan Demokrat untuk kembali mengusung pasangan tersebut.

Menurut guru besar hukum tata negara Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Asep Warlan Yusuf, SBY-JK memiliki peluang terbesar memenangi Pilpres 2009, apabila keduanya kembali diduetkan. “SBY-JK belum memiliki rival,” katanya.

Keduanya memiliki pengalaman, pengetahuan, dan pengaruh yang luar biasa, sehingga posisinya lebih kuat dibanding calon-calon lain. “Sebaiknya Partai Golkar dan Demokrat segera mendeklarasikan duet SBY-JK. Strategi ini bisa mendongkrak suara kedua parpol dalam pemilu legislatif,” katanya.

Pengamat sosial-politik dan militer yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Muhadjir Effendy, juga menyatakan hal serupa. Menurutnya, duet SBY-JK masih yang terbaik dibanding capres-cawapares lainnya. Pasangan ini sudah teruji, kendati masih banyak kekurangan di sana-sini. Keduanya juga sudah bekerja keras dan mencapai sejumlah kemajuan, walau ada kebijakan yang terasa belum memihak rakyat. “Jika duet SBY-JK ingin dilanjutkan kembali, seharusnya sudah dijalin komitmen bersama sebelum pemilu legislatif. Komitmen yang dibangun sejak awal bakal memberikan nilai lebih kepada mereka,” katanya.

Hal senada disampaikan pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Wara Sinuhaji. Menurutnya, pasangan itu akan sulit dikalahkan lawan-lawan politiknya. Kekuatan paling menonjol dari pasangan ini adalah mampu mencegah disintegrasi bangsa.

Sedangkan pengamat politik dari Universitas Bengkulu, Lamhir Sam Sinaga menyatakan duet SBY-JK berpeluang besar kembali memimpin negeri ini. Alasannya, selama hampir lima tahun memimpin, cukup banyak keberhasilan yang dicapai, di antaranya mampu menyelesaikan beberapa konflik, ekonomi terus bertumbuh, anggaran pendidikan meningkat, dan berbagai program kesejahteraan rakyat dilaksanakan cukup baik.

“Secara jujur saya katakan duet SBY -JK selama lima tahun ini cukup berhasil. Dengan keberhasilan ini, peluang mereka terpilih kembali sangat besar,” ujarnya.

Saling Membutuhkan

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara, Faisal Akbar Nasution menyatakan SBY-JK saling membutuhkan. Koalisi yang dibangun Golkar dan Demokrat cukup solid di pemerintahan dan mampu menandingi kekuatan oposisi di parlemen.

Sedangkan, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Siradjuddin menyatakan sejak Jusuf Kalla mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden, Golkar cukup setia mengawal berbagai kebijakan pemerintah. “Kalau mau jujur melihat kondisi, Golkar cukup banyak melahirkan kebijakan dan selalu setia memasang dada untuk mengawal duet SBY-JK. Sejak awal, semua kader Golkar sudah sepakat untuk tidak membicarakan soal capres-cawapres sebelum pemilu legislatif. Itu pertanda Partai Golkar telah menunjukkan sikap setia untuk mendukung kepemimpinan SBY-JK,” tegasnya. [153/070/AHS/ 143/151/148]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: