Susahnya memulai beternak kelinci

Pada awalnya saya gak tahu menahu mengenai tentang seluk beluk kelinci… sama sekali tidak tahu. Hingga pada akhirnya saya dipertemukan dengan sebuah keluarga di Purwokerto, tepatnya di sebuah desa di dekat stasiun Karang Sari – Cilongok, Keluarga tersebut memelihara Kelinci jenis Anggora. Dari situlah saya langsung cari situs-situs mengenai kelinci, terutama kelinci hias. Wow… ternyata menarik juga memelihara kelinci. Lalu saya beli sepasang kelinci Anggora yang sudah berumur kurang lebih 4 bulan. Ketika saya bawa pulang ke daerah saya di delanggu ( Perumahan Griya Delanggu Indah ) kelinci-2 tersebut sangat Agresif, apapun dimakannya, sampai-sampai bunga-bunga kesayangan istri saya akhirnya dimakannya juga ( maklum belum tahu cara memeliharanya ).

Istri saya marah besar, sepasang kelinci tersebut lalu dipindahkan ke kampung bapak saya di Taman-Delanggu-Klaten. Gantian bapak ibu saya yang dibikin repot sama kelinci-2 tersebut karena nafsu makannya sangat besar, tiap hari dibeliin kangkung, wortel, dicariin rumput…..

Yang jadi kendala sekarang adalah Kandangnya, bagaimana sich bikinnya?? Sampai sekarang sepasang kelinci Anggora umur 5 bulan tersebut plus saya beli lagi sepasang induk yang siap beranak belum mempunyai kandang.

Semoga ada yang mau membuatkan kandang bagi kelinci-kelinciku tersayang.

Agus ( Oct.08)

2 Tanggapan

  1. Thanks.

  2. Selamat memelihara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: